Hati-hati! Kesalahan Saat Menghitung Volume Barang Bisa Mempengaruhi Ongkir

hati_hati_kesalahan_saat_menghitung_volume_barang_bisa_mempengaruhi_ongkir
Diallogistik | 2026-05-22 08:59:18

Dalam dunia pengiriman barang, perhitungan ongkos kirim (ongkir) tidak hanya didasarkan pada berat aktual, tetapi juga pada volume barang. Sayangnya, masih banyak orang yang melakukan Kesalahan Saat Menghitung Volume Barang, sehingga berujung pada biaya kirim yang membengkak atau bahkan kendala saat proses pengiriman.

Memahami cara menghitung volume dengan benar sangat penting, terutama bagi pelaku bisnis online, distributor, maupun individu yang sering menggunakan jasa ekspedisi. Artikel ini akan membahas kesalahan umum yang sering terjadi, dampaknya, serta cara menghindarinya.

Mengapa Perhitungan Volume Barang Itu Penting?

Dalam logistik, dikenal istilah berat volumetrik atau dimensional weight. Ini adalah metode perhitungan ongkir berdasarkan ukuran paket (panjang, lebar, dan tinggi), bukan hanya berat sebenarnya.

Jika volume barang lebih besar dibanding berat aslinya, maka ongkir akan dihitung berdasarkan volume tersebut. Inilah alasan mengapa Kesalahan Saat Menghitung Volume Barang bisa berdampak langsung pada biaya pengiriman.

1. Salah Mengukur Dimensi Barang

Kesalahan paling umum adalah tidak mengukur panjang, lebar, dan tinggi dengan akurat. Banyak orang hanya memperkirakan ukuran tanpa alat ukur yang tepat.

Dampak:

•    Perhitungan ongkir menjadi tidak sesuai 
•    Risiko biaya tambahan saat pengecekan ulang oleh pihak ekspedisi 
•    Potensi keterlambatan pengiriman 

Cara Mengatasinya:

Gunakan alat ukur seperti meteran atau penggaris, dan pastikan mengukur dari sisi terluar paket (termasuk kemasan).

2. Tidak Memasukkan Dimensi Kemasan

Sering kali pengirim hanya menghitung ukuran barang tanpa memperhitungkan tambahan dari kemasan seperti kardus, bubble wrap, atau kayu packing.

Dampak:

•    Volume sebenarnya lebih besar dari perhitungan awal 
•    Ongkir menjadi lebih mahal dari estimasi 
•    Terjadi selisih pembayaran 

Cara Mengatasinya:

Selalu hitung dimensi setelah barang selesai dipacking, bukan sebelum.

3. Salah Menggunakan Rumus Volume

Kesalahan berikutnya adalah tidak memahami rumus dasar perhitungan volume. Dalam pengiriman, rumus yang umum digunakan adalah:

Volume = Panjang × Lebar × Tinggi

Kemudian hasilnya dibagi dengan standar tertentu (misalnya 6000) untuk mendapatkan berat volumetrik.

Dampak:

•    Perhitungan ongkir meleset jauh 
•    Kesalahan estimasi biaya logistik 
•    Kerugian dalam bisnis 

Cara Mengatasinya:

Pelajari standar perhitungan dari jasa ekspedisi yang digunakan, karena setiap layanan bisa memiliki kebijakan berbeda.

4. Mengabaikan Bentuk Barang yang Tidak Simetris

Barang dengan bentuk tidak beraturan sering kali diukur seadanya, tanpa memperhitungkan dimensi terluarnya.

Dampak:

•    Volume yang dihitung lebih kecil dari aslinya 
•    Koreksi ongkir oleh pihak ekspedisi 
•    Proses pengiriman bisa tertunda 

Cara Mengatasinya:

Gunakan ukuran terpanjang, terlebar, dan tertinggi dari barang, meskipun bentuknya tidak simetris.

5. Tidak Mengecek Ulang Perhitungan

Kesalahan sederhana namun fatal adalah tidak melakukan pengecekan ulang terhadap hasil perhitungan volume.

Dampak:

•    Terjadi kesalahan input data 
•    Ongkir tidak akurat 
•    Membingungkan saat proses transaksi 

Cara Mengatasinya:

Selalu lakukan double check sebelum mengirimkan data ke pihak ekspedisi atau pelanggan.

Kesimpulan

Kesalahan Saat Menghitung Volume Barang bukanlah hal sepele. Dampaknya bisa langsung terasa pada biaya pengiriman, efisiensi logistik, hingga kepuasan pelanggan. Kesalahan kecil dalam pengukuran atau perhitungan bisa berujung pada kerugian yang tidak sedikit, terutama jika terjadi secara berulang dalam skala bisnis.

Dengan memahami cara menghitung volume yang benar, menggunakan alat ukur yang tepat, serta melakukan pengecekan ulang, Anda dapat menghindari kesalahan-kesalahan tersebut. Selain itu, komunikasi yang baik dengan pihak ekspedisi juga penting untuk memastikan tidak ada perbedaan perhitungan.

Ingat, dalam dunia logistik, ketelitian adalah kunci. Jangan sampai kesalahan kecil dalam menghitung volume justru membuat ongkir jadi membengkak!

nama author
Diallogistik

Diallogistik adalah seorang Admin Penulis Konten Logistik dengan latar belakang pendidikan di bidang Logistik dan Transportasi. Saya memiliki keahlian luas dalam merinci topik-topik terkait rantai pasok dan distribusi.

Sales Services