Cara Menghitung Ongkir Berdasarkan Berat dan Ukuran Benda
Menghitung ongkir adalah salah satu langkah awal ketika akan melakukan pengiriman barang. Biasanya, ongkir dihitung berdasarkan berat benda dikali biaya perkilonya.
Tetapi tahukah kamu? Menghitung ongkir tidak hanya berdasarkan berat bendanya saja. Ukuran benda juga ikut berpengaruh.
Mengapa demikian? Singkatnya begini. Benda berukuran besar membutuhkan ruang lebih banyak pada armada pengiriman. Hal ini tentu berpengaruh pada efisiensi kapasitas yang tersedia.
Lalu bagaimana cara menghitung ongkir berdasarkan ukuran benda?
Apakah hal ini berlaku untuk benda berukuran besar saja?
Dan apakah berat benda tidak berpengaruh terhadap ongkir jika nyatanya ukurannya lah yang diperhitungkan?
Pastikan kamu membaca artikel ini hingga akhir untuk mendapatkan informasi selengkapnya!
Sekilas Tentang Berat Aktual dan Berat Volume
Apa itu berat aktual? Jadi berat aktual adalah berat suatu benda berdasarkan angka timbangan. Berat aktual biasa digunakan untuk kalkulasi ongkir benda berukuran kecil. Misalnya saja pakaian, buku, sepatu, dan lain sebagainya.
Sementara berat volume benda adalah hasil kalkulasi berdasarkan panjang, lebar, dan tinggi benda. Berat volume ini lah yang mempengaruhi ongkir benda berukuran besar. Tidak hanya pada jasa ekspedisi cargo, berat volume juga berpengaruh pada layanan jasa ekspedisi regular.
Baca juga: Perbedaan Pengiriman Cargo dan Reguler: Mana yang Paling Efektif Untuk Bisnis?
Cara Menghitung Berat Aktual dan Berat Volume Benda
Lazimnya, berat aktual didapatkan dari hasil perkalian antara berat benda berdasarkan angka timbangan dengan biaya pengiriman perkilonya. Setiap jasa ekspedisi tentunya mempunyai ketentuan perhitungannya masing-masing. Jadi wajar saja jika ongkirnya berbeda-beda meski berat aktualnya sama.
Jenis layanan pengiriman yang digunakan pun turut berpengaruh. Ongkir pengiriman reguler tentu berbeda dengan layanan pengiriman hemat. Begitupun dengan ongkir pengiriman via udara tentu tidak sama dengan via darat.
Sementara, berat volume benda dihitung menggunakan rumus. Berbeda moda pengirimannya, maka berbeda pula rumus berat volumenya. Adapun rumus berat volume benda yaitu sebagai berikut:
Rumus berat volume benda pengiriman via darat dan laut: P x L x T / 6000
Rumus berat volume benda pengiriman via udara: P x L x T / 4000
Nantinya, hasil kalkulasi tersebut akan dibandingkan dengan hasil perhitungan berat aktual.
Contoh Menggunakan Rumus Berat Volume
Misalnya kamu ingin mengirimkan sebuah lemari dari Medan ke Pontianak. Berat lemari tersebut adalah 70kg. Karena lemari adalah benda berukuran besar, maka ongkirnya juga ditentukan berdasarkan rumus berat volume. Setelah dilakukan perhitungan, didapatkan data dari lemari tersebut sebagai berikut:
P: 150 cm
L: 100 cm
T: 200 cm
Lemari tersebut akan dikirimkan via darat, maka:
150 x 100 x 200 / 6000 = 500
Hasil tersebut akan dikalikan dengan biaya pengiriman perkilonya. Misal, biaya pengiriman dari Medan ke Pontianak adalah Rp 10.000. Maka 500 x 10.000 = 5.000.000
Jadi ongkir final pengiriman lemari dari Medan ke Pontianak dengan berat volume tersebut adalah Rp 5.000.000
Dalam pengiriman benda berukuran besar sebenarnya berat aktual juga ikut berpengaruh. Namun itu apalagi hasil kalkulasinya ternyata lebih besar dari hasil perhitungan berat volume. Tetapi jika yang terjadi justru sebaliknya, maka biaya pengiriman ditentukan berdasarkan berat volume benda.
Benda Apa Saja yang Dikenakan Rumus Berat Volume?
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, rumus berat volume berlaku untuk pengiriman benda berukuran besar. Tetapi tidak hanya itu. Rumus berat volume juga berlaku untuk pengiriman benda yang dipacking dengan packing kayu.
Baca juga: 4 Jenis Barang yang Perlu Packing Kayu Saat Dikirim
Kesimpulan
Ada banyak faktor yang mempengaruhi biya pengiriman. Yang paling utama adalah berat aktual dan berat volume benda. Selain itu, layanan pengiriman yang dipilih juga turut mempengaruhi. Hal ini tentunya selaras dengan kualitas layanan yang diberikan.
Layanan pengiriman reguler tentu menawarkan estimasi yang lebih ringkas dibandingkan dengan layanan pengiriman hemat.
Faktor lainnya yang turut mempengaruhi adalah perbedaan moda pengiriman. Yakni pengiriman via darat, via laut, dan via udara.
Jika kamu sedang mencari jasa pengiriman barang yang menawarkan kemudahan dan kualitas unggul, percayakan pada Diallogistik.
Diallogistik adalah jasa ekspedisi terdekat di Medan yang telah berpengalaman selama bertahun-tahun dalam menangani ribuan pengiriman aneka jenis barang. Baik dalam skala besar atau pun skala kecil.
Informasi lengkap seputar biaya pengiriman baik itu berdasarkan berat aktual atau berat volume, kamu bisa menghubungi marketing Diallogistik sekarang juga.